Tampilkan postingan dengan label ILMU KOMPUTER. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ILMU KOMPUTER. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Maret 2013

MENCARI LUAS LINGKARAN DENGAN TURBO C++

BERIKUT INI CARA MENCARI LUAS LINGKARAN DENGAN TURBO C++ :

1. BUKA PROGRAM APLIKASI TURBO C++.
2. SETELAH MUNCUL TAMPILAN PERTAMA PADA PROGRAM C++, KLIK OK.
3. KLIK MENU FILE-NEW, LALU KLIK UNTUK MEMBUAT PROJECT BARU.
4.. KETIKLAH CODINGAN DI BAWAH INI, SEBAGAI PROJECT BARU PADA LAYAR TURBO C++.



5. PILIH MENU FILE-SAVE AS, UNTUK MENYIMPAN DENGAN NAMA BARU.
6. KLIK COMPILE, UNTUK MENGUBAH SOURCE CODE MENJADI SEBUAH PROGRAM.
7. SETELAH ITU, KLIK RUN ATAU CTRL+F9, UNTUK MENJALANKAN FILE HASIL PROSES COMPILE TERSEBUT.
8. MAKA AKAN MUNCUL OUTPUT SEPERTI BERIKUT INI :


SEMOGA BERMANFAAT :D

MENCARI LUAS SEGITIGA DENGAN TURBO C++

BERIKUT INI CARA MENCARI LUAS SEGITIGA DENGAN TURBO C++ :

1. BUKA PROGRAM APLIKASI TURBO C++.
2. SETELAH MUNCUL TAMPILAN PERTAMA PADA PROGRAM C++, KLIK OK.
3. KLIK MENU FILE-NEW, LALU KLIK UNTUK MEMBUAT PROJECT BARU.
4.. KETIKLAH CODINGAN DI BAWAH INI, SEBAGAI PROJECT BARU PADA LAYAR TURBO C++.



5. PILIH MENU FILE-SAVE AS, UNTUK MENYIMPAN DENGAN NAMA BARU.
6. KLIK COMPILE, UNTUK MENGUBAH SOURCE CODE MENJADI SEBUAH PROGRAM.
7. SETELAH ITU, KLIK RUN ATAU CTRL+F9, UNTUK MENJALANKAN FILE HASIL PROSES COMPILE TERSEBUT.
8. MAKA AKAN MUNCUL OUTPUT SEPERTI BERIKUT INI :


SILAHKAN MENCOBA :D SEMOGA BERHASIL !!!! :D

Senin, 07 Januari 2013

PERBEDAAN CISC & RISC


A. CISC ( Complex Instruction Set Computing )
Complex Instruction Set Computing (CISC) atau kumpulan instruksi komputasi kompleks. Adalah suatu arsitektur komputer dimana setiap instruksi akan menjalankan beberapa operasi tingkat rendah, seperti pengambilan dari memori (load), operasi aritmatika, dan penyimpanan ke dalam memori (store) yang saling bekerja sama.

Tujuan utama dari arsitektur CISC adalah melaksanakan suatu instruksi cukup dengan beberapa baris bahasa mesin yang relatif pendek sehingga implikasinya hanya sedikit saja RAM yang digunakan untuk menyimpan instruksi-instruksi tersebut. Arsitektur CISC menekankan pada perangkat keras karena filosofi dari arsitektur CISC yaitu bagaimana memindahkan kerumitan perangkat lunak ke dalam perangkat keras.

B. RISC (Reduced Instruction Set Computer)
RISC singkatan dari Reduced Instruction Set Computer. Merupakan bagian dari arsitektur mikroprosessor, berbentuk kecil dan berfungsi untuk negeset istruksi dalam komunikasi diantara arsitektur yang lainnya.

Sejarah RISC
Proyek RISC pertama dibuat oleh IBM, stanford dan UC –Berkeley pada akhir tahun 70 dan awal tahun 80an. IBM 801, Stanford MIPS, dan Barkeley RISC 1 dan 2 dibuat dengan konsep yang sama sehingga dikenal sebagai RISC. RISC mempunyai karakteristik :
• one cycle execution time : satu putaran eksekusi. Prosessor RISC mempunyai CPI (clock per instruction)
atau waktu per instruksi untuk setiap putaran. Hal ini dimaksud untuk mengoptimalkan setiap instruksi pada
CPU.
• pipelining : sebuah teknik yang memungkinkan dapat melakukan eksekusi secara simultan.Sehingga proses instruksi lebih efisien.
• large number of registers: Jumlah register yang sangat banyak. RISC di Desain dimaksudkan untuk dapat menampung jumlah register yang sangat banyak untuk mengantisipasi agar tidak terjadi interaksi yang berlebih dengan memory.

Perbedaan RISC dengan CISC dilihat dari segi instruksinya :
RISC ( Reduced Instruction Set Computer )
- Menekankan pada perangkat lunak, dengan sedikit transistor
- Instruksi sederhana bahkan single
- Load / Store atau memory ke memory bekerja terpisah
- Ukuran kode besar dan kecapatan lebih tinggi
- Transistor didalamnya lebih untuk meregister memori
CISC ( Complex Instruction Set Computer )
- Lebih menekankan pada perangkat keras, sesuai dengan takdirnya untuk pragramer.
- Memiliki instruksi komplek. Load / Store atau Memori ke Memori bekerjasama.
- Memiliki ukuran kode yang kecil dan kecepatan yang rendah.
- Transistor di dalamnya digunakan untuk menyimpan instruksi – instruksi bersifat komplek.

SUMBER :


ORGANISASI BERKAS INDEX SEQUENTIAL


PENGERTIAN ORGANISASI BERKAS
Teknik atau cara untuk menyatakan dan menyimpan record – record dalam berkas/File.
Model dasar berkas file terdiri atas 4 macam :
- Sequential
- Relative
- Index sequential
- Multi key

ORGANISASI BERKAS INDEKS SEQUENTIAL
Organisasi berkas indeks sequential adalah Berkas/file yang disusun sedemikian rupa sehingga dapat diakses secara sequential maupun secara direct (langsung) atau kombinasi keduanya, direct dan sequential . Organisasi berkas ini mempunyai semua keunggulan dari sequential file.  Tetapi kemampuan aksesnya jauh lebih baik
Ada 2 hal yang ditambahkan yaitu :
• Index: untuk mendapatkan cara akses yang lebih baik
• Overflow area: untuk mengatasi masalah dalam penambahan data (insert)

Komponen:
• Sequential file (main file)
• Index
• Overflow Area

Main file:
• Berisi data / record – record yang membentuk file
• Data tersusun seperti pada sequential file

Index:
• Berisi alamat dari tiap record yang ada didalam main file (seperti daftar isi)
Index dipakai untuk memungkinkan dilakukan fetch terhadap record tertentu, dengan cara:
• Alamat dari record yang akan difetch dicari di dalam index
• Dengan alamat tersebut data dibaca dari dalam main file
• Salah satu konsep index yang dipakai adalah memanfaatkan Block Anchor
• Overflow Area
• Menyimpan record tambahan, yang diisi pada waktu dilakukan insert
• Mirip dengan apa yang disebut transaction file, tetapi diintegrasikan
menjadi satu dalam konsep index-sequential file
• Lokasi record ditunjukkan dengan pointer dari predecessornya
Untuk meminimalkan jumlah overflow pointer yang dipakai digunakan metoda push-through
• Record baru ditempatkan sesudah predecessornya
• Successor record digeser mendekati ujung block
• Record pada ujung block digeser ke overflow area

Kegunaan index sequential file :
• Bentuk file yang paling banyak dipakai
• Dipakai bila file ingin selalu dalam kondisi up to date
• Sebuah record dapat di insert atau di retrieve secara langsung melalui indexnya
• Sangat sesuai untuk proses secara on-line
• Bisa juga diakses secara sequential

Kelemahan index sequential file :
• Seach/pencarian hanya bisa melalui sebuah key saja, yaitu key yang
mengurutkan file
Performance
1. Record Size
• Berbentuk fixed length record
• Ukuran file relatif tetap, karena insert memakai overflow area
• Ukuran file baru berubah setelah dilakukan reorganisasi
• Overflow area digabungkan dengan main file
• Overflow area akan kosong
• Main file akan bertambah besar

2. Fetch a record
• Index dimanfaatkan untuk menemukan sebuah record
• Dicari dari index yang paling atas, menurun ke index dibawahnya sampai
akhirnya ke main file
• Bila pernah dilakukan insert, pencarian akan dilanjutkan ke overflow area
untuk mencari record yang telah di geser (push)

3. Get the next record
• Successor record cukup dicari secara serial dari predecessornya, tanpa
memanfaatkan index

4. Insert a record
• Menambah record berarti memperpanjang overflow chain, karena metoda
push through
• Record baru akan selalu ditempatkan urut dengan record sebelumnya
• Tiap kali insert akan mengakibatkan terjadi read & rewrite dari pointerpointer
• Index tidak berpengaruh terhadap index
Ada 3 cara yaitu
a. separate file, record baru disimpan pada file terpisah (kurang efisien)
b. Free space in every block, ruang kosong yang akan terisi bila ada record
baru
c. Free space in every silinder, ruang kosong pada akhir setiap silinder
Sistem Basis Data 1 (K82) 2 6

5. Delete a record
• Delete pemakai tombstone
• Data pada pointer & index tetap ada

6. Modify a record
• Dilakukan dengan langkah fetch & rewrite
• Karena record baru bisa dituliskan pada tempat record lama berada

7. Read the entire file
• Dapat dilakukan dengan memakai salah satu dari 2 cara dibawah ini:
1. Secara serial dengan mengikuti alur urutan data (termasuk ke overflow
area)
2. Secara sequential membaca isi main file dahulu baru membaca isi
overflow area

8. Reorganize the file
• Overflow area digabungkan ke main file
• Main file mendapat ukuran yang baru
• Overflow area kembali kosong
• Index berubah isinya sesuai dengan data terbaru
• Dilakukan dengan pembacaan serial melalui main file

SUMBER :


Minggu, 06 Januari 2013

SEJARAH & PERKEMBANGAN BAHASA PEMROGRAMAN DELPHI


Apa Itu Delphi ?
Delphi adalah sebuah bahasa pemrograman dan lingkungan pengembangan perangkat lunak. Kata Delphi sendiri berasal dari bahasa Yunani yang berarti kuil yang dibangun untuk menyembah Dewa Apollo, salah satu Dewa yang disegani oleh orang-orang Yunani selain Dewa-Dewa lain seperti Jupiter, Titan dan lain sebagainya.
Delphi awalnya sebuah proyek penelitian rahasia di Borland yang berevolusi menjadi sebuah produk yang disebut AppBuilder. Borland sebagai pengembang perangkat lunak yang sudah ada sejak era 1980an menggunakan ikon dan nama Delphi sebagai salah satu perangkat lunak pembantu pemrograman untuk membuat program yang sudah mengarah ke Pemrograman Yang Berorientasi pada Objek atau dikenal dengan istilah OOP (Object Oriented Programming). Salah satu tujuan asli dari Delphi adalah untuk menyediakan konektivitas database untuk programmer sebagai kunci dan sebuah paket database yang populer pada saat itu adalah database Oracle, maka “Jika Anda ingin berbicara dengan Oracle, lakukan dengan Delphi”.
Sejarah munculnya delphi dimulai dengan ide brilian Prof. Niclaus Wirth yang mengemukakan paparan tentang Struktur Data dan Algoritma (Algorthm and Data Structure). Prof. Niklaus Wirth menerjemahkan paparan ini yang kemudian dikristalisasi ke dalam bahasa yang populer dan digunakan pertama kalinya sebagai bahasa yang berorientasi pada hal-hal yang Science dan Ilmiah yaitu Pascal. Pascal sendiri kemudian distandarisasi ke dalam ANSI PASCAL (Pascal umum) oleh badan standarisasi Amerika Serikat (ANSI).
Kemudian, 20 Nopember 1983, Borland melakukan riset untuk menerjemahkan ide dari kristalisasi ANSI Pascal (Pascal yang distandarisasi) yang kemudian menelurkan kompiler Pascal ke dalam pengembangan perangkat lunaknya yaitu Turbo Pascal 1.0. Turbo Pascal 1.0 berjalan pada sistem operasi PC/MS DOS dengan keterabatasan memory yang saat itu bisa berjalan pada ukuran 1 Mbyte saja. Dari penemuan Turbo Pascal inilahakhirnya Delphi diciptakan.
Pada November 2006, Borland mengumumkan keputusan untuk memisahkan Developer Tools Group menjadi milik anak perusahaan yang sepenuhnya berfokus pada produktivitas pengembang memaksimalkan pengembangan Delphi yang diberi nama CodeGear. Pada Mei 2008, Embarcadero Technologies telah menandatangani perjanjian jual beli untuk membeli CodeGear dari Borland. Embarcadero dan CodeGear diharapkan untuk menciptakan terbesar di dunia, penyedia perangkat lunak independen alat pengembangan dan database. Embarcadero sendiri adalah sebuah perusahaan swasta yang dikuasai, memberikan alat-alat database yang profesional perusahaan menggunakan untuk merancang, mengembangkan dan mengelola database. Produk mencakup: ER / Studio, DBArtisan, Rapid SQL dan Perubahan Manager.
Bahasa Delphi, atau dikenal pula sebagai object pascal (pascal dengan ekstensi pemrograman berorientasi objek (PBO/OOP)) pada mulanya ditujukan hanya untuk Microsoft Windows, namun saat ini telah mampu digunakan untuk mengembangkan aplikasi untuk Linux dan Microsoft.NET framework. Khusus untuk pemrogaman database, Borland Delphi menyediakan fasilitas obyek yang kuat dan lengkap yang memudahkan programmer membuat program untuk aplikasi database. Format database yang dimiliki Delphi yaitu format database Paradox, dBase, MS Access, ODBC, SyBASE, Oracle dan lain-lain
Delphi adalah kompiler / penterjemah bahasa Delphi (awalnya dari Pascal) yang merupakan bahasa tingkat tinggi sekelas dengan Basic dan C. Bahasa Pemrograman di Delphi disebut bahasa prosedural artinya bahasa/sintaknya mengikuti urutan tertentu / prosedur.Ada jenis pemrograman non-prosedural seperti pemrograman untuk kecerdasan buatan seperti bahasa Prolog.Delphi termasuk Keluarga Visual sekelas Visual Basic, Visual C, artinya perintah-perintah untuk membuat objek dapat dilakukan secara visual.Pemrogram tinggal memilih objek apa yang ingin dimasukkan kedalam Form/Window, lalu tingkah laku objek tersebut saat menerima event/aksi tinggal dibuat programnya.Delphi merupakan bahasa berorentasi objek, artinya nama objek, properti dan methode/procedure dikemas menjadi satu kemasan (encapsulate).

Perkembangan Delphi
Delphi pertama kali dirilis tahun 1995 untuk windows 16-bit. Delphi 2, dirilis setahun kemudian, mendukung lingkungan windows 32-bit, dan versi c++, C++Builder, dirilis beberapa tahun kemudian. Pada tahun 2001 sebuah versi linux yang dikenal sebagai Kylix tersedia. Dengan satu rilis baru setiap tahunnya, pada tahun 2002 dukungan untuk Linux (melalui Kylix dan CLX component library) ditambahkan dan tahun 2003 .NET mulai didukung dengan munculnya Delphi.Net (Delphi 8). Kini sudah keluar juga untuk versi .NET terbaru yaitu RAD Studio 2007 dan Turbo Delphi .NET dengan versi desktopnya yaitu Delphi 2007 for win 32 dan Turbo Delphi.
Chief Architect yang membidani Delphi, dan pendahulunya Turbo Pascal, adalah Anders Hejlsberg sampai kemudian ia pindah ke Microsoft tahun 1996 di mana ia sebagai chief designer C# dan termasuk orang kunci dalam perancangan Microsoft .Net Framework. Dukungan penuh untuk .Net ditambahkan pada Delphi 8 (dirilis pada bulan Desember 2003) dengan penampilan user interface (look and feel) mirip dengan Microsoft Visual Studio .NET.
Delphi 2005 (nama lain dari Delphi 9) mendukung code generation baik untuk win32 maupun .NET, dan seperti yang telah dikenal, fitur-fitur manipulasi data secara live dari database secara design-time. Ia juga membawa banyak pembaruan pada IDE secara signifikan.
Para penganjur delphi mengklaim dengan bahasa pemrograman Delphi, IDE dan component library (VCL/CLX) yang disediakan oleh vendor tunggal memungkinkan satu paket yang lebih konsisten dan mudah dikenali. Produk delphi ini didistribusikan dalam beberapa rancangan: Personal, Professional, Enterprise (sebelumnya Client/Server) dan Architect.

Hal Umum Tentang Delphi
Perbedaan fitur yang utama antara Delphi, Kylix dengan IDE-IDE yang lain adalah keberadaan bahasanya (Bahasa pemrograman delphi), VCL/CLX (Visual Component Library), Penekanan konektifitas database yang sangat baik, dan banyaknya komponen-komponen pihak ketiga yang mendukungnya.
Aspek penting yang perlu dicatat tentang Bahasa pemrograman Delphi termasuk:
1. Penanganan object sebagai reference/pointer secara transparan
2. Properti sebagai bagian dari bahasa tersebut; benar, sebagai getter dan setter (atau accessor and mutator), yang secara transparan mengenkapsulasi akses pada field-field anggota dalam kelas tersebut.
3. Property index dan Default yang menyediakan akses pada data kolektif
4. Pendelegasian (type safe method pointer) yang digunakan untuk memproses event yang dipicu oleh component
5. Pendelegasian implementasi interface pada Field ataupun property dari class.
6. Implementasi penanganan windows message dengan cara membuat method dalam class dengan nomer/nama dari windows message yang akan dihandle.
7. bersifat sebagai interface yang independen dengan implementasi class sebagai reference counted
8. Kompilasi yang dapat menghasilkan kode yang berjalan secara native x86 ataupun managed code pada arsitektur framework .NET.
Lingkungan pengembangan terpadu atau Integrated Development Environment (IDE) dalam program Delphi terbagi dalam 6 bagian utama, yaitu Main Window, Toolbar, Component Palette, Form Designer, Code Editor dan Object Inspector. Namun dalam pengembangan Delphi, terdapat 1 bagian IDE lagi yaitu Object Tree View. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar dibawah ini.

Keunggulan dan Kelemahan Delphi
Delphi mempunyai keunggulan – keunggulan :
1. Komunitas pengguna yang besar pada Usenet maupun web
2. Dapat mengkompilasi menjadi single executable, memudahkan distribusi dan meminimalisir masalah yang terkait dengan versionin
3. Banyaknya dukungan dari pihak ketiga terhadap VCL (biasanya tersedia berikut source codenya) ataupun tools pendukung lainnya (dokumentasi, tool debugging)
4. Optimasi kompiler yang cukup cepat
5. Mendukung multiple platform dari source code yang sama

Kelemahan – kelemahan Delphi :
1. Partial single vendor lock-in (Borland dapat menetapkan standar bahasa, kompatibilitas yang harus mengikutinya)
2. Terbatasnya kamampuan portabilitas antar-platform OS (sebelum ada kylix)
3. Akses pada platform dan library pihak ketiga membutuhkan file-file header yang diterjemahkan ke dalam bahasa pascal
4. Dokumentasi atas platform dan teknik-teknik yang menyertainya sulit ditemukan dalam bahasa pascal (contoh akses COM dan Win32).

Beberapa Klon Delphi
Meskipun tidak bersifat subsitutif penuh terhadap keseluruhan paket delphi, ada beberapa usaha yang dilakukan untuk membuat kompatibilitas bahasa ini menjadi lebih baik atu bahkan lebih buruk dengan membuat kode delphi yang tidak bisa dicapai oleh delphi ataupun kylix sendiri.
Produk-produk berikut bisa membuat kode delphi berjalan dalam alur yang tidak mungkin dilakukan oleh Delphi (seperti dukungan terhadap sistem operasi yang berbeda, distribusi yang gratis dan penggunaan untuk kebutuhan pendidikan, dan penyertaan kode dari kompilernya sendiri) yang menjadikan vendor bisa menjadi lebih independen. Produk-produk berikut ini umumnya digunakan untuk kebutuhan edukasi dan mengusahakan agar sisi aplikasi delphi yang berjalan pada server bisa berjalan pada sistem operasi alternatif selain dari yang didukung oleh delphi/kylix, umumnya produk tersebut sudah mensupport linux sebelum kylix muncul.

SUMBER :



ORGANISASI BERKAS SEQUENTIAL


Organisasi Berkas Sequential adalah merupakan cara yang paling dasar untuk mengorganisasikan kumpulan record-record dalam sebuah berkas.
Pembuatan Berkas Transaksi Sequential Meliputi Tugas-Tugas :
- Pengumpulan data.
- Perubahan data dalam bentuk bahasa yang dapat dibaca oleh mesin.
- Pengeditan data.
- Pemeriksaan transaksi yang ditolak.
- Penyortiran edit data.

Pembuatan Berkas Laporan Sequential :
- Header record , mencakup report header page header dan group header dikenal sebagai informasi pengenal ( identifying information).
- Detail record , mencakup isi laporan yang umumnya disusun dalam kolom.
- Footer record , mencakup report footer page footer dan group footer dikenal sebagai informasi ringkasan ( Summary information ).

Hit Ratio
yaitu banyaknya record yang harus diakses untuk mendapatkan informasi yang diinginkan dibagi dengan banyaknya record dalam berkas tersebut.
- Semakin rendah hit ratio semakin tidak baik bila menggunakan organisasi sequential.
- Semakin tinggi hit rato semakin baik bila menggunakan organisasi sequential.

Update Terhadap Berkas Sequential
Frekuensi dimana sebuah master file harus di update bergantung pada faktor-faktor:
- Tingkat perubahan data.
- Ukuran dari master file.
- Kebutuhan yang mendesak dari data yang sedang berjalan pada master file.
- File activity ratio.

File Activity Ratio
yaitu banyaknya record pada master file yang diupdate dibagi dengan banyaknya record pada master file.
- Semakin tinggi file activity ratio, semakin lama proses peng-update-an master file.
- Semakin tinggi kebutuhan akan data yang baru pada master file, maka semakin sering file tersebut diakses. 
- Semakin sering master file diupdate, semakin tinggi biaya pemrosesannya.

Jenis Update:  
- Insert a new record.
- Delete an existing record.
- Modify an existing record. 

Dalam Pelaksanaan Update Dapat Ditemukan Beberapa Kesalahan, seperti :
- Insert record that already exists.
- Delete a record thet does not exist.
- Modify a record that does nit exist.

SUMBER :


Sabtu, 17 November 2012

Membuat Tabel Mahasiswa Menggunakan Aplikasi Texworks


1. Buka aplikasi Texworks .
2. Setelah  aplikasi terbuka, lalu ketik pada lembar kerja baru dengan perintah format, sebagai berikut :
\documentclass{article}
\begin{document} ð Perintah untuk memulai suatu dokumen
\hspace{6.9cm} Nama : (disesuaikan)
\hspace{6.9cm} Kelas : (disesuaikan)\\ ð (\hspace untuk mengatur jarak yang kita inginkan)
Kepada,
\
\begin{center} \bf \ {TABEL MAHASISWA}\\ ð (\bf digunakan untuk mencetak huruf tebal)
\
\begin{tabular}{|1|2|3| dst sampai jumlah kolom yang dibutuhkan|}
\hline
NO & NAMA & KELAS & NPM\\
\hline
Isi sesuai dengan NO & NAMA & KELAS & NPM \\
Sampai seterusnya sampai baris data yang akan dibuat. Setiap mengisi data perbaris harus diberi perintah \hline. Oleh sebab itu, terakhir kita mengisikan data pada baris yang kita buat, maka kita harus mengakhirinya dengan perintah \hline. \hline berfungsi untuk memberi garis pemisah pada setiap barisnya.

3. Setelah data selesai dibuat, akhiri dengan perintah, seperti berikut ini:
\end{tabular} ðperintah untuk mengakhiri pembuatan tabel
\end{document} ð perintah untuk mengakhiri suatu dokumen


6. Atur penyimpan sesuai dengan keinginan kita, lalu klik save.
7. Setelah itu akan muncul tampilan console output, ketik huruf “s”  pada keyboard lalu tekan enter, maka akan muncul output dari program yang kita buat.

CODINGAN :



OUTPUT :


Sistem Operasi Komputer (Operating System)


Sistem operasi adalah software yang berfungsi untuk mengaktifkan seluruh perangkat yang terpasang pada komputer sehingga masing-masingnya dapat saling berkomunikasi. Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan “kernel” suatu Sistem Operasi.

Sistem Operasi berfungsi sebagai penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. selain itu, Sistem Operasi komputer juga melakukan semua perintah perintah penting dalam komputer, serta menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda fungsinya dapat berjalan lancar secara bersamaan tanpa hambatan. Sistem Operasi Komputer menjamin aplikasi perangkat lunak lainnya bisa memakai memori, melakukan input serta output terhadap peralatan lain, dan mempunya akses kepada sistem file. Jika beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi Komputer akan mengatur jadwal yang tepat, sehingga sebisa mungkin semua proses pada komputer yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan CPU dan tidak saling mengganggu dengan perangkat yang lain.

Contoh-contoh dari Sistem operasi Komputer misalnya adalah Windows, Linux, MacOS, dan lain lain.
Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian :
- Mekanisme Boot, yaitu meletakan kernel ke dalam memory kernel, kernel dapat dikatakan sebagai inti dari Sistem Operasi.
- Command Interpreter atau Shell, bertugas untuk membaca input berupa perintah dan menyediakan beberapa fungsi standar dan fungsi dasar yang dapat dipanggil oleh aplikasi/program maupub piranti lunak lain. Contoh dari Shell adalah : Command Prompt pada Windows XP (DOS pada Windows 98), XTerm dan Konsole di Mesin Linux (Unix).
- Driver untuk berinteraksi dengan hardware sekaligus mengontrol kinerja hardware.
- Resource Allocator. Sistem Operasi bertugas mengatur dan mengalokasikan sumber daya dari perangkat.
- Handler. Handler berperan dalam mengendalikan sistem perangkat agar terhindar darik ekeliruan (error) dan penggunaan sumber daya yang tidak perlu.

Sekarang kita akan menilik sejarah dan perkembangan Sistem Operasi. Menurut Tanebaum, Sistem Operasi mengalami perkembangan yang dapat dibagi ke dalam 4 generasi.
- Generasi Awal Perkembangan awal Sistem Operasi masih dilakukan secara manual dalam artian belum muncul adanya Sistem Operasi yang secara otomatis artinya belum mendukung layanan pekerjaan yang dapat dilakukan dalam 1 rangkaian.
- Generasi Kedua Di generasi ini sudah diperkenalkannya perkejaan yang dapat dilakukan dalam 1 rangkaian atau biasa disebut dengan Batch Proccessing System.
- Generasi Ketiga Pada generasi ketiga, Sistem Operasi sudah mendukung layanan Multi-User, Multi-Programming dan Batch Proccessing System (Multi-Task).
- Generasi Keempat Di masa ini, sudah diperkenankannya GUI (Graphical User Interface) yang artinya Sistem Operasi memiliki tampilan dan dengan bermodalkan mouse, End-User dapat menjalankan plikasi/program atau piranti lunak.
- Generasi Selanjutnya Pada generasi selanjutnya diperkenalkan Sistem Operasi yang berada dalam sebuah Sistem Operasi, ini adalah contoh sebuah Sistem Operasi berbasikan Website yang berkerja di dalam sebuah Sistem Operasi. 
-Dan generasi selanjutnya diperkenalkanlah Sistem Operasi bergerak (Mobile) pada perangkat bergerak seperti : PDA, Poket PC, dan lain sebagainya. Di generasi selanjutnya diperkenalkan juga teknologi Sistem Operasi jaringan yang sifatnya virtual, sehingga dalam 1 jaringan hanya diinstal 1 buah Sistem Operasi pada Perangkat yang bertugas menjadi Server. Selain itu, diperkenalkan pula Cross Platform Operating System yang artinya dapat menggabungkan dua Sistem Operasi berbeda seperti : Linux dan Windows.

Hampir seluruh manusia memiliki PC dan Mobile PC. Dikarenakan faktor harga yang selalu berubah dan kebutuhan manusia akan perangkat otomatis seperti : PC, maka manusia menjadikan PC sebagai kebutuhan utama. Seiring dengan perkembangan teknologi PC pun dibuat ringkas agar dapat dijadikan sebagai piranti otomatisasi yang bergerak (Bisa digunakan kapan saja, di mana saja dan oleh siapa saja). Contoh PC bergerak adalah : Laptop, Notebook dan NetBook, ketiga piranti tersebut juga memiliki Sistem Operasi layaknya PC. Dan sekarang saatnya kita bahas Sistem Operasi yang ada di PC.

Jadi, Kesimpulannya adalah Sistem operasi Komputer adalah perangkat lunak komputer atau software yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras dan juga operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah data yang bisa digunakan untuk mempermudah kegiatan manusia. Sistem Operasi dalam bahasa Inggrisnya disebut Operating System, atau biasa di singkat dengan OS.


Rabu, 10 Oktober 2012

DEFINISI MAGNETIC DISK

Pengertian Magnetic Disk
Magnetic disk adalah DASD pertama yang dibuat oleh industri komputer. Penyimpanan magnetik (bahasa Inggris: Magnetic disk) merupakan piranti penyimpanan sekunder yang paling banyak dijumpai pada sistem komputer modern. Pada saat disk digunakan, motor drive berputar dengan kecepatan yang sangat tinggi. Ada sebuah read−write head yang ditempatkan di atas permukaan piringan tersebut. Permukaan disk terbagi atas beberapa track yang masih terbagi lagi menjadi beberapa sektor. Cakram fixed−head memiliki satu head untuk tiap−tiap track, sedangkan cakram moving−head (atau sering dikenal dengan nama cakram keras ) hanya memiliki satu head yang harus dipindah−pindahkan untuk mengakses dari satu track ke track yang lainnya.Magnetik Disk (Piringan Magnetik) terbuat dari satu atau lebih piringan hitam metal atau plastik dan permukaannya dilapisi lapisan iron-oxide. Perekaman datanya disimpan pada permukaan tersebut dalam bentuk kode binary.

Piringan magnetik yang terbuat dari plastik dan sebuah piringan disebut dengan floppy disk (micro disk dan mini disk), yang terbuat dari metal dan banyak piringan disebut hard disk.

Permukaan Disk yang paling atas dengan 200 concentric track.

► Lapiran dasar biasanya berbahan
- Alumunium
- Alumunium Alloy
- Kaca

► Bahan kaca memberikan manfaat antara lain:
- Meningkatkan reliabilitas disk.
- Mengurangi R/W error.
- Kemampuan untuk mendukung kerapatan tinggi.
- Kekakuan yang lebih baik untuk mengurangi dinamisasi disk.
- Kemampuan menahan goncangan dan kerusakan.

Beberapa memory yang tergolong pada magnetic disk ini sendiri adalah Flopy Disk, IDE Disk, dan SCSI Disk. Magnetik disk sendiri terbuat dari piringan bundar yang terbuat dari logam atau plastik yang dilapisi dengan bahan yang dapat dimagnetisi sehingga nanti bisa menghasilkan semacam medan magnet yang sangat diperlukan untuk proses baca tulis dari memory tersebut karena saat proses baca/ tulis menggunakan kepala baca yang disebut dengan head.

Karakteristik
Ada beberapa karakteristik Sistem Disk:
a. Gerakan head
- Fixed head disk Ú terdapat sebuah head baca/tulis per track jadi ada beberapa head baca/tulis per surface. Semua head ditempatkan pada lengan memanjang ke seluruh track.
- Movable head disk Ú hanya terdapat sebuah head baca/tulis per surface. Lengan dimana head ditempatkan dapat memanjang dan memendek untuk menuju ke salah satu track.

b. Portabilitas disk

Disk berada pada sebuah disk drive yang terdiri dari lengan, tangkai yang dapat menggerakkan disk, dan perangkat elektronik untuk keperluan input dan output data biner.
- Non-removable disk Ú secara permanen berada pada disk drive.
- Removable disk Ú dapat dilepas dan diganti dengan disk lain.

c. Permukaan yang dimagnetisasi
- Double-sided Ú kedua sisi permukaannya dimagnetisasi
- Single-sided Ú hanya satu permukaan yang dimagnetisasi (disk bermuka tunggal)

d. Banyaknya piringan pada disk drive
- Single platter
- Multiple platter

e. Mekanisme Head
- Contact (floopy) Ú terdapat kontak secara fisik antara head dengan medium (disk) selama operasi baca/tulis.
- Fixed Gap Ú ada jarak yang tetap antara head dengan disk.
- Aerodynamic Gap (Winchester) Ú ada kertas timah pelindung yang aerodynamis antara head dengan disk sehingga jarak antara head dan disk dapat diperpendek.

Disk pack adalah jenis alat penyimpanan pada magnetic disk, yang terdiri dari beberapa tumpukan piringan alumunium. Dalam sebuah pack/tumpukan umumnya terdiri dari 11 piringan. Setiap piringan diameternya 14 inch (8 inch pada mini disk) dan menyerupai piringan hitam.
Permukaannya dilapisi dengan metal-oxide film yang mengandung magnetisasi seperti pada magnetic tape.
Banyak track pada piringan menunjukkan karakteristik penyimpanan pada lapisan permukaan, kapasitas disk drive dan mekanisme akses.

Disk mempunyai 200-800 track per permukaan (banyaknya track pada piringan adalah tetap). Pada disk pack yang terdiri dari 11 piringan mempunyai 20 permukaan untuk menyimpan data.
Disk pack Cylinder

Disk pack dengan 11 piringan

SUMBER :

Follow Me

Followers